Welcome LiSIers , enjoy reading and dont forget to share some comment :)

My story + your Story = Inspiration :)

Wednesday, September 07, 2011

Don't oversimplify

LiSIers gw kali ini bakal kasih kalian permainan logika yang gw dapet dari buku mata kuliah Logika gw. Bentuk permainannya soal cerita, dan kalian harus mecahin teka-tekinya.

Ada tiga orang nara-pidana dalam sebuah penjara. Yang satu  melek matanya , yang kedua buta sebelah matanya, dan yang ketiga benar-benar buta. Ketiganya tergolong cukup cerdas. Sipir penjara mengatakan kepada para nara-pidana itu bahwa ada tiga topi putih dan dua topi merah; dia akan mengambil 3 dari antaranya dan memasangkannya pada masing-masing kepala mereka. Masing-masing mereka tidak melihat topi warna apa yang ada di kepalanya sendiri dan topi yang tersisa, tetapi mereka dapat melihat (khusus yang bisa melihat) topi yang ada di kepala temannya. Ketiganya lalu dikumpulkan di satu ruang dan sipir itu menjanjikan akan membebaskan siapa yang bisa menebak dengan tepat, apa warna topi yang ada di kepalanya sendiri. Topi sudah dipasangkan di kepala ketiga nara-pidana itu, dan sipir bertanya mula-mula kepada nara-pidana yang normal matanya. Ternyata nara-pidana yang normal matanya tidak dapat menjawab pertanyaan sipir. Lalu sipir bertanya kepada nara-pidana kedua yang buta sebelah matanya. Nara-pidana ini pun menyerah, tidak bisa menebak. Selanjutnya sipir itu sudah tidak berniat lagi meneruskan pertanyaan kepada nara-pidana ketiga yang buta sama sekali, karena sipir beranggapan bahwa yang melek saja tidak bisa menebak, apa lagi yang buta. Namun dia akhirnya mengizinkan si buta menebak juga karena si buta begitu yakin bahwa jawabannya pasti benar. Lalu dengan tersenyum gembira si buata itu berkata :
"Saya tidak membutuhkan penglihatan. Tetapi dari jawaban sahabat-sahabat saya yang mampu melihat, saya tahu dengan pasti bahwa topi saya berwarna _________!". Dan si buta dibebaskan , karena jawabannya benar.

Nah, tebak deh warna apa yang ada di topi si buta, kasi alasannya ya LiSIers



Dari game diatas gw cuma mau bilang, kalo permainan di atas masi tergolong mudah dibanding problem hidup kita. Terkadang problem hidup kita jauh lebih ribet dari itu. Nah, gimana caranya kita mecahin problem itu dengan benar dan nggak asal-asalan kita pastinya harus mikir dua kali dan tidak tergesa-gesa mengambil keputusan, pikirkan segala kemungkinan (kaya cara mecahin game ini) dan konsekuensi dari keputusan kita, jangan terlalu simple dalam berpikir. Jadilah si buta yang cermat, yang mengambil keuntungan dari kesempatan dan situasi.

Sumber soal logika : Buku berpikir Logis  (Logika UAJ 160) yang disusun para dosen atma jaya

0 comments:

Post a Comment

 
Template designed using TrixTG