Welcome LiSIers , enjoy reading and dont forget to share some comment :)

My story + your Story = Inspiration :)

Wednesday, April 18, 2012

Ikut-ikutan

Ikut-ikutan atau bahasa kerenya konformitas nampaknya nggak asing lagi buat kita. Gw yakin pasti kita semua pernah ngalamin dalam pergaulan. Tapi sebenernya bermanfaat nggak sih ikut-ikutan?

Seringkali yang perlu dilihat adalah tujuan dari konformitas itu. Kebanyakan sih supaya bisa eksis dan diterima sama temen satu geng. Nah kalo itu tujuanya, kalian sebenarnya pada nyaman nggak sih lakuin itu? Memangnya kalian harus mengingkari diri kalian demi diterima?

Menurut gw itu sah-sah aja asalkan nggak terlalu berlebihan dosisnya. Diajak kesana ikut diajak kesini ikut, ya okelah.. Tapi kalo sampe ngorbanin keinginan lu sendiri dan malah ngerusak diri lu, itu gw nggak setuju banget!! Kita harus punya prinsip menurut gw, mana yang boleh di ikutin, mana yang nggak. Jangan karena kita pengen diterima maka kita ikut-ikutan.

Menurut gw yang terpenting adalah kita bergaul dengan teman-teman yang emang ngedukung, menghargai, dan menerima kita. Dia harus bisa terima kita apa adanya, mendukung kita untuk berkembang, dan kita bisa memberikan sesuatu untuk mereka. Kalo kita bergaul cuma buat ikut-ikutan supaya keren gw bilang sih percuma aja, yang ada kita jadi pengikut teman-teman kita yang dominan dan kerjaan kita  ngekor terus, kalo ada maunya kita dideketin kalo nggak ada maunya kita dibuang.

Jangan takut nggak punya temen dan nggak diterima. Kalian nggak pernah sendiri, kalian masih punya orang-orang yang sayang sama kalian, dan Tuhan, gw yakin nggak akan biarin kita sendirian. Pasti di geng atau tempat lain kita bisa diterima dan berkembang. Selama kalian terbuka dan berprinsip pasti kalian bakal punya teman-teman yang cocok untuk kalian.  Mereka keren, mereka eksis tapi bukan berarti mereka itu bisa mengerti kalian dan bukan berarti kalian nggak bisa eksis kaya mereka.

Be yourself!!

0 comments:

Post a Comment

 
Template designed using TrixTG